Bagaimana cinta yang Anda rasakan? Boleh jadi bergelora dan penuh hasrat. Anda selalu merindukan si dia. Melihatnya saja sudah cukup untuk membuat Anda bahagia bukan alang kepalang. Ketika menyaksikan si dia mengobrol dengan orang lain, maka timbul cemburu hebat dalam diri Anda. Nah, jika benar cinta Anda penuh gelora, maka Anda tidak sendirian. Sebagian orang memang mengalami cinta penuh gelora.
Tidak semua orang mengalami cinta yang penuh gelora. Ada yang merasakan cinta tanpa perasaan yang meluap-luap. Mereka hanya merasa bahagia bisa memberikan perhatian khusus pada seseorang. Mereka juga siap sedia untuk berkorban pada seseorang itu. Tapi mereka kadang tidak menyadari bahwa perhatiannya adalah sebentuk cinta. Jika cinta penuh gelora biasa diawali pada pandangan pertama, maka cinta yang dalam diawali oleh sebuah persahabatan. Setelah akrab dan saling mengenal cukup lama, barulah bibit cinta bersemi. Mereka mulai saling memberikan perhatian khusus dan selalu siap memberikan yang terbaik pada sahabatnya itu. Tiba-tiba, suatu ketika mereka menyadari bahwa diri mereka telah jatuh cinta pada sahabatnya.
Sejak dulu para ahli psikologi menyadari perbedaan cinta yang di alami manusia. Mereka mengadakan banyak penelitian untuk menyingkapkan perbedaan-perbedaan tipe cinta. Salah satu peneliti cinta, yakni John Allan Lee, berhasil mengidentifikasi bahwa cinta terdiri dari 6 tipe yang berbeda. Tipologinya dikenal dengan istilah “enam warna cinta” atau “six color of love”.
John Allan Lee menyampaikan bahwa cinta memiliki 3 jenis cinta primer dan 3 jenis cinta sekunder. Tipe cinta sekunder merupakan perpaduan antara tipe-tipe cinta primer. Yang termasuk dalam cinta primer adalah eros, ludus, dan storge. Sedangkan yang termasuk tipe cinta sekunder adalah mania (perpaduan antara tipe cinta eros dan tipe cinta ludus), pragma (perpaduan tipe cinta ludus dan storge), dan agape (perpaduan tipe cinta eros dan tipe cinta storge).
Berikut adalah ciri-ciri masing-masing tipe cinta.
Coba Anda perhatikan baik-baik. Bandingkan dengan diri Anda. Tipe cinta yang cirinya paling menggambarkan diri Anda dimungkinkan merupakan tipe cinta Anda.
1. Tipe cinta primer eros.
Sangat memperhatikan daya tarik fisik orang yang dicintai
Memiliki ikatan emosional yang kuat terhadap orang yang dicintai
Sangat sensitif dengan ketidaksempurnaan fisik yang dimiliki dirinya sendiri maupun pasangannya.
Penuh gairah dan penuh gelora akan cintanya
Cinta pada orang yang dianggap ideal
Cinta pada pandangan pertama berdasarkan daya tarik fisik dan keterbangkitan fisik (munculnya hasrat saat pertama jumpa)
2. Tipe cinta primer ludus
Cinta dianggap sebagai permainan (game-playing love)
Tidak ada komitmen terhadap cinta dan pasangan
Tidak pernah ada kecemburuan yang sesungguhnya.
Tanpa adanya komitmen dan kecemburuan, maka cinta terbebas dari kecemasan dan selalu menyenangkan. Bagi mereka hal inilah yang dinilai sebagai cinta yang sesungguhnya.
Dapat mencintai lebih dari satu orang pada saat bersamaan
Dapat dengan mudah mencintai seseorang lalu beralih ke yang lainnya.
3. Tipe cinta primer storge
Perasaan yang ada kurang berkobar-kobar tetapi mengandung perasaan) yang dalam.
Komitmen kuat terhadap hubungan yang telah dibuat
Lebih sebagai hubungan persahabatan yang membutuhkan kepercayaan satu sama lain sepanjang waktu untuk membangunnya.
Jarang ada ungkapan cinta dari bibir mereka yang bertipe storge. Misalnya ucapan “aku cinta kamu” pada pasangan sangat jarang terucap.
Daya tarik fisik tidak dinilai penting sehingga perkara seks pun dinilai bukan hal utama dalam hubungan cinta.
4. Tipe cinta sekunder mania (kombinasi eros dan ludus)
Cinta yang obsesif, sangat intens, penuh kecemasan, posesif dan pencemburu
Adanya ketakutan akan kehilangan cinta
Orang yang dicintai dipikirkan terus menerus
Ada kebutuhan yang sangat besar untuk dicintai dan jaminan cinta akan terus bertahan selamanya.
5. Tipe cinta sekunder pragma (kombinasi ludus dan storge)
Cinta dipandang sebagai sesuatu yang realistik dan praktis.
Sangat mempertimbangkan faktor-faktor yang menunjang kelanjutan hubungan ketika mencari pasangan, misalnya kesamaan demografi (umur, tingkat sosial ekonomi, tingkat pendidikan, etnis, tempat tinggal, pekerjaan, dan lainnya)
Sangat mempertimbangkan faktor kecocokan, kesamaan dan kualitas kepribadian yang dibutuhkan agar hubungan bisa langgeng.
6. Tipe cinta sekunder agape (kombinasi eros dan storge)
Penuh perhatian pada yang dicintai tanpa adanya kepentingan pribadi.
Cinta dilihat sebagai sesuatu yang intens dan penuh persahabatan.
Terdapat keinginan saling menolong yang kuat (altruisme), di mana kebutuhan orang yang dicintai dinomorsatukan daripada kebutuhannya sendiri.